Press "Enter" to skip to content

Rute Kedonganan-Banyuwangi Lebih Diminati Wisatawan

Penyabarang dari Pelabuhan Watu Nunggul Kedonganan ke Banyuwangi dibuka sejak Desember 2017. Rute ini justru banyak diminati wisatawan karena lebih efisien.  Wisatawan yang menggunakan rute tersebut kebanyak adalah turis asing.

Jadwal keberangkat dari pelabuhan Boong di Banyuwangi mulai pukul 07.30 WIB. Sementara dari pelabuhan Watu Nunggul Kedonganan menuju Banyuwangi dijadwalakan pada 14:30. Waktu tempuh yang dibutuhkan adalah dua jam baik dari Banyuwangi maupun Kedonganan.

General Manager Marina Srikandi, Wayan Yudiana mengungkapkan bahwa awalnya rute tersebut ditujukan untuk wisatawan lokal. Namun faktanya wisatawan mancanegara lebih memiliki menggunakan boat Marina dari Pelabuhan Watu Nunggul Kedonganan menuju Banyuwangi karena menurut mereka lebih efisien.

Wasatawan mancenagara menilai jika penyebarangan melalui jalur laut dari Banyuwangi-Bali lebih efisien dibandingkan menggunakan jalut udara. Selain itu, saat penyebrangan wisatawan juga dapat menyaksikan alam dan lumba-lumba melompat di lautan. Yang menarik lainnya adalah wisatwan mancanegara dapat melihat nelayan tradisional yang mencari ikan di tengah laut.

Menurut Yudiana, Hal tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara. Untuk saat ini kapal yang beroperasi dari Banyuwangi ke Kedonganan adalah kapal Marina I berkapasitas 78 penumpang.

Selain diminati banyak wisatawan mancanegara, rute Kedonganan-Banyuwangi juga dimanfaatkan para pelajar dari Bali yang kuliah di Jawa. Menurut Yudiana, pelajar Bali banyak yang kuliah di Jawa dan menggunakan kapal Marina I untuk transportasi dua pulau tersebut.

General Manager Marina Srikandi Wayan Yudiana juga menyebutkan jika pihaknya telah menyiapkan paket Tirtha Yatra untuk masyarakat Bali yang ingin melakukan perjalanan spiritual ke Jawa. Tarif yang diterapkan juga masih tergolong murah. Untuk pemesanan tiket dapat dilakukan secara online ataupun datang langsung ke pelabuhan.

Kepala Dinas Pariwisata Badung, I Made Badra mengungkapkan jika plebuhan Watu Nunggul masih tetap sebagai pelabuhan perikanan. Namun pelabuhan tersebut juga dapat berfungsi sebagai pelabuhan penyebrangan. Rute pelabuhan Watu Nunggal ke Banyuwangi merupakan alternatif bagai wiatawan untuk menuju ke objek wisata agar lebih efektif. Kedepannya jika memang dibutuhkan maka pihaknya siap mendukung untuk mengembangan pelabuhan agar fasilitas dapat memadai.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *